Kamis, 19 Juli 2018



Lipoma/tumor jinak adalah suatu benjolan yang terjadi pada bagian tubuh kita


Lipoma adalah suatu benjolan lemak yang tumbuh secara lambat di antara kulit dan lapisan otot. Lipoma bergerak atau bergeser jika ditekan dengan jari secara perlahan dan terasa lunak. Ketika ditekan, lipoma biasanya tidak menyebabkan rasa sakit. Kondisi seperti ini sering dialami oleh lanjut usia, dan sekarang ini terjadi pada anak remaja.

Jenis-jenis Penyakit Lipoma

lipoma adalah Tumor jinak memang sering ditemukan di jaringan-jaringan halus dalam tubuh kita. Lipoma cenderung lebih sering terjadi pada pria dibandingkan dengan wanita. Lipoma dibagi dalam beberapa jenis :
  • Lipoma konvensional (merupakan lipoma yang paling umum terjadi, terbentuk dari lemak putih)
  • Hibernoma (lipoma yang terbentuk dari lemak berwarna coklat dan bukan dari lemak putih seperti lipoma yang biasa terjadi)
  • Fibrolipoma (lipoma yang terbentuk dari lemak menggumpal di dalam jaringan yang berserat)
  • Angiolipoma (lipoma yang terbentuk dari lemak yang menggumpal di antara pembuluh darah)
  • Myelolipoma (lipoma yang terbentuk di antara jaringan pembentuk sel darah)
  • Pleomorphic lipoma (lipoma yang terbentuk dari lemak pada sel – sel berbagai ukuran dan bentuk)
  • Atypical lipoma (terbentuk dari lemak yang lebih dalam pada sel – sel dengan jumlah yang sangat banyak)

Lipoma terjadi pada manusia berumur 40 - 60 tahun, namun lipoma juga bisa terjadi pada anak remaja. Jika Obesitas dinyatakan sebagai penyebab terjadinya Lipoma adalah penyataan yang salah.
Gejala Lipoma
Lipoma bisa muncul di bagian tubuh manapun, namun umumnya muncul di area punggung, paha, leher, lengan, perut, atau bahu. Berikut ini adalah beberapa gejala atau tanda-tanda kemunculan lipoma:
Lipoma biasanya memiliki diameter 1-3 cm. Lipoma dapat tumbuh dan menjadi lebih besar, namun umumnya diameternya tidak lebih dari 5 cm. Jika lipoma tumbuh makin besar dan mengandung banyak pembuluh darah atau menekan saraf di sekitarnya, lipoma akan terasa sakit.Jika bertahan selama beberapa tahun, ukuran lipoma tidak akan berubah dan pertumbuhannya sangat lambat.

Penyebab terjadinya Lipoma?
Penyebab munculnya lipoma pada bagian tubuh sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa fakta yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena Benjolan lipoma/tumor jinak:
Genetika/keturunan.
  • Umur : Walau lipoma bisa menimpa orang pada segala usia, kondisi ini lebih sering terjadi pada orang-orang yang berusia antara 40-60 tahun bahkan bisa 
  • Menderita kondisi tertentu, misalnya menderita sindrom Cowden, sindrom Gardner, atau adiposis dolorosa.
Diagnosis Lipoma
  •   Lipoma bisa didiagnosis melalui pemeriksaan fisik dan pengambilan sampel jaringan untuk diteliti di laboratorium (biopsi). Untuk membedakan antara benjolan lipoma dan benjolan kista, dokter kemungkinan akan menyarankan pemeriksaan ultrasound.
  • Jika lipoma yang timbul memiliki bentuk yang tidak biasa, berukuran besar, dan terlihat lebih dalam dari jaringan lemak, pemeriksaan melalui CT atau MRI scan kemungkinan akan dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas.
  • Jika lipoma tumbuh dengan cepat, terasa sakit dan tidak bergerak di bawah kulit, ada kemungkinan bahwa itu adalah liposarcoma atau tumor ganas yang tumbuh di jaringan lemak. Agar terhindar dari risiko yang lebih besar, sebaiknya segera menghubungi dokter agar dilakukan pemeriksaan.
Penanganan Lipoma/tumor jinak
 Lipoma seringkali tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, ada beberapa langkah penanganan yang dapat dilakukan jika lipoma menimbulkan rasa tidak nyaman, sakit atau mengganggu, dan terus berkembang.
  • cara pertama ialah melakukan sedot lemak untuk menyingkirkan gumpalan lemak yang terdapat dalam lipoma. 
  • cara kedua melakukan suntik steroid untuk menyusutkan lipoma. Namun cara ini biasanya tidak dapat menghilangkan lipoma secara total.
  • cara terakhir melakukan operasi pengangkatan lipoma. Biasanya lipoma tidak akan tumbuh kembali setelah diangkat, namun bisa menimbulkan efek samping seperti memar dan bekas luka.